STUDI QUR'AN


Roger roger diterima? &#%*&
Ya Yolo diterima ganti &#%*&


Yo Assalmu’alaikum manteman. Pakabs? Sehat ya? Sehat ya? Oke seht Alhamdulillah. Aku yakin kalean baik-baik saja. Apalagi kalau udah komen di blogku yang ini https://chilmiullul02.blogspot.com/ . Nah karna aku ini maba UIN, blog ini akan berisi tentang perjalanan spiritualku ketika menjajaki matkul Studi Al-Qur’an yang sudah buatku merasa terbakar dan tergencet. But I’m Ok :’). Seriously :”). Tapi kata Prof. Moh. Ali Azis, M.Ag keterbakaran itu akan mengantarmu bersinar seperti matahari. Wadidaw. Kalau tergencetnya? :3 ketergencetan itu akan mengeluarkan potensimu yang terkubur jauh di sana. Jauh, iya jauh. Semoga aku dan teman-temanku terbakar secara well done, tidak hanya medium rare.

Oke langsung ke cerita nih. Karna tatap muka di kelas yang meliputi presentasi, hafalan  & ulangan tiap minggu, buat nuku ukuran A5, revisi ini itu sudah terselesaikan. Prof. Moh. Ali Azis, M.Ag dengan 2 asistennya (asistennya aja 2 :’3)bu Ati’ Nursyafa’ah, M.Kom.I, dan bu Baiti Rahmawati, S.Sos mengadakan kuliah umum dengan mendatangkan pengajar dari luar kampus. Nah, di sini nih yang semakin buat aku merasa “Wah ternyata ilmuku tentang Al-Qur’an masih cetek sekali, banyak yang harus aku pelajari lagi. Ini Al-Qur’an lo, kitabku”. Aku agak merasa hina sih waktu itu wkwkwk. Oke jadi, tatap muka pertama diajari mengenai cara membaca Al-Qur’an dengan tilawah. Nah sebelum kita bener-bener belajar tentang tilawahnya ustadznya itu membertahu kalau belajar Al-Qur’an itu mudah. Buktinya terdapat pada surah Al-Qamar ayat 17, 22, 32, dan 40. Ke empat ayat itu sama persis dan menjelaskan bahwa Al-Qur’an itu mudah. Nah, waktu itu benar-benar diajari benar-benar dari dasar banget, mulai dari lagu ros yang kata ustadznya gampang. Patokannya cuma datar, tinggi, rendah, padahal aku belum ngeh perbedaan antara datar dan rendah. Aku buta nada jadi harap dimaklumi ya :’). Meskipun begitu, cara mengajar mereka cukup efektif, karena mereka mau mengulang-ulang apa yang sudah dijelaskan dan dicontohkan bersama juga mereka mengetes pemahaman tiap masing-masing dari kami. Tapi karna waktu yang terbatas tidak semua dari kami dites. Hahaha itu sih antara sedih dan bahagia rasanya :v

Kemudian di pertemuan berikutnya pada 13 November 2018. Kuliah umum pun masih ada lagi tapi tema waktu itu berbeda dari sebelumnya. Kita belajar terjemah Al-Qur’an untuk setiap katanya. Di materi yang ini aku merasa chill n relax dan ngefeel banget sih karena selain ustadznya lucu cara mengajarnya pun bikin greget yang swadikap skidipapap gitu. Gimana tuh? Ustadznya tebak-tebakan gitu loh. Jadi ketika kita sudah dijelaskan terjemah tiap kata yang sering muncul dari 1 ayat dan kemudian kami sudah paham, kami langsung diberi tebakan cepat tentang itu. Begitu seterusnya tiap sudah mengartikan kata baru tiap ayat. Dan pastinya beliau mengulang-ulang dari ayat pertama yang dijelaskan. Oh ya nama ustadznya kalau gak salah ustadz Irwansyah tapi dia bukan artis, katanya gitu.

Ya begitu reviewku mengenai kuliah umum Studi Qur’an. Terimakasih Prof. Moh. Ali Azis, M.Ag, bu Ati’ Nursyafa’ah, M.Kom.I, dan bu Baiti Rahmawati, S.Sos karna sudah mendatangkan pengajar dari luar yang Subhanallah dah. Oh ya dosen saya Prof. Moh. Ali Azis, M.Ag juga ngeblog lo. Bolehlah mengunjungi blognya https://www.terapishalatbahagia.net/ . Dijamin akan mendapat banyak ilmu dan manfaat dari situ. Oh ya barangkali ada yang mau belajar Al-Qur'an dari pengajar di atas kalian dapat menghubugi di 031-8281278 atau www.nurulfalah.org .

Komentar

Posting Komentar